Kamis, 20 Februari 2020

Mengenal Jurusan Okupasi Terapi

Prolog
Hi ! akhirnya setelah lama off post di blog, sekarang kembali post lagi.. Menjadi seorang mahasiswa Okupasi Terapi tidaklah mudah saat menjawab pertanyaan “Kuliah dimana dek? Ambil jurusan apa?” hal ini dikarenakan banyak orang yang tidak mengetahui tentang Okupasi Terapi. Dalam blog ini saya akan memberikan informasi tentang Okupasi Terapi agar masyarakat dapat mengetahui dan mengenal Okupasi Terapi. Oke langsung aja scroll ke bawah untuk melihat penjelasannya.

Happy reading all. Semoga bermanfaat :-)



Apa Itu Okupasi Terapi?
Menurut AOTA, Okupasi Terapi adalah profesi kesehatan yang membantu seseorang di semua tahapan usia untuk melakukan hal-hal yang mereka ingin dan untuk hal-hal yang perlu dilakukan melalui penggunaan aktifitas terapeutik dari kegiatan sehari-hari (pekerjaan). Praktisi OT memungkinkan orang dari segala usia untuk menjalani kehidupan sepenuhnya dengan membantu mereka meningkatkan kesehatan, dan mencegah atau hidup lebih baik dengan cedera, penyakit, atau cacat yang dimiliki.



Okupasi Terapi juga dapat dikatakan sebagai terapi yang menggunakan aktivitas kehidupan sehari-hari sebagai media terapinya (misalnya latihan repetitif meremas bola untuk menambah kekuatan dan massa otot, latihan memindahkan Cone untuk menambah luas Lingkup Gerak Sendi). Bukan hanya fisik dan mental pasien yang diterapi, Okupasi Terapis juga menganalisis lingkungan (arsitektur dan letak furnitur rumah, lingkungan sosial, lingkungan kerja, dll.) apakah berbahaya dan rentan menyebabkan kecelakaan. Misalnya lantai kamar mandi licin akibatnya saat mandi pasien bisa terjatuh sehingga akan dimodifikasi agar lebih aman terhadap pasien. Okupasi Terapis juga mengedukasi tentang langkah promotif, preventif, rehabilitatif, dan sebagainya kepada pasien dan keluarga, serta masyarakat.
Tujuan utama dari terapi okupasi sebenarnya adalah individu dapat berperan kembali dalam aktivitas keseharian. Cara yang dilakukan oleh terapi ini adalah lewat kerja sama dengan kelompok dan masyarakat dalam meningkatkan kemampuan untuk terlibat. Keunikan utama dari terapi okupasi adalah, berbagai jenis kalangan usia dapat memperoleh terapi ini. Mulai dari anak-anak hingga lansia.

Apa Itu Okupasi Terapis?
Okupasi Terapis adalah orang yang telah menyelesaikan pendidikan professional Okupasi Terapi dan mempunyai wewenang menjalankan praktek profesi sesuai peraturan yang berlaku.

Area kinerja OT
OT memiliki tiga area kinerja, yaitu:
1. Produktivitas/Productivity meliputi bekerja, sekolah, relawan sukarela, dll.
2. Perawatan diri/Activity Daily Living (ADL) meliputi makan, cara makan, merawat benda pribadi, mandi, buang air, menjaga kebersihan pribadi, berpakaian, dll.
3. Pemanfaatan waktu luang/Leisure meliputi bermain, menonton film, liburan, dll.

Komponen area OT
Terdapat beberapa komponen area ot untuk mendukung area kinerja ot, yaitu :
Senso-motorik
Persepsi
Kognitif
Sosial
Spiritual

Penyelenggara pendidikan OT
Di Indonesia penyelenggara pendidikan Okupasi Terapi hanya ada dua, yakni di Poltekkes Kemenkes Surakarta dan UI Vokasi. Hingga saat ini Poltekkes Kemenkes Surakarta membuka dua program studi, yaitu Diploma 3/D-III dan Diploma 4/D-IV. Sementara di UI Vokasi hanya membuka satu program studi yaitu Diploma 3/D-III

Peluang kerja OT
Jurusan Okupasi Terapi memiliki prospek kerja yang menjanjikan. Lulusan Jurusan Okupasi Terapi 100% terserap lapangan kerja. Lulusan OT dipersiapkan untuk bekerja di Rumah Sakit Umum Pemerintah maupun swasta, Rumah Sakit Jiwa, Rumah Sakit Militer, Pusat Rehabilitasi Fisik, Pusat Rehabilitasi Mental, Klinik, Perusahaan, dan Sekolah dengan kebutuhan khusus maupun praktek mandiri.

Referensi :
https://www.aota.org/Conference-Events/OTMonth/what-is-OT.aspx  (Dilihat pada Hari Rabu, 19 February 2020, pukul 17.35)


http://www.otcats.com/praktek-terapi-okupasi-yang-dibutuhkan-untuk-anak-anak/ (Dilihat pada Hari Kamis, 20 February 2020, pukul 15.58)

https://www.pelangiinsani.com/terapi-okupasi/ (Dilihat pada Kamis, 20 February 2020, pukul 17.21)